jump to navigation

CaptureWizPro Screen Capture 3.2 – Menangkap Pergerakan Layar May 17, 2007

Posted by silverrano in Workshop.
trackback

Pada kesempatan ini, CHIP mengajak Anda mengetahui bagaimana caranya menangkap pergerakan layar dengan posisi yang telah Anda tentukan sebelumnya.
Apabila Anda perhatikan, banyak tutorial program komputer yang dibuat dalam bentuk file bergerak (video). Cara ini akan memudahkan pengguna program yang masih dalam tahap belajar, dibandingkan mereka melihat tutorial dalam bentuk tulisan dan gambar saja. Tutorial dalam bentuk format video ini sebenarnya mudah sekali dibuat, karena sistem kerjanya hanya menangkap (merekam) pergerakan layar komputer. Jadi, si pembuat cukup menjalankan program seperti biasanya dalam membuat suatu proyek. Banyak software yang mampu melakukan hal ini, tetapi pada kali ini CHIP menggunakan CaptureWizPro Screen Capture.

CaptureWizPro Screen Capture merupakan software yang dapat mempermudah pekerjaan Anda dalam merekam tampilan layar. Kelebihan software ini adalah mampu menangkap tampilan layar dalam bentuk gambar tetap maupun dalam bentuk gambar bergerak (video). Software ini juga memungkinkan Anda untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari rekaman yang Anda lakukan, sehingga gambar akan terlihat lebih detail. Namun, ada satu hal yang perlu Anda ingat dalam menggunakan software ini, yaitu semakin bagus kualitas yang Anda inginkan, semakin besar pula tempat penyimpanan yang perlu Anda sediakan di dalam hard disk. Agar workshop dapat berjalan dengan lancar, terlebih dahulu Anda siapkan aplikasi yang hendak Anda rekam langkah-langkahnya.

1. Mengatur tempat penyimpanan

 Image

Setelah software ter-install pada PC, jalankan CaptureWizPro dari menu “Start”. Selanjutnya, Anda pilih option “More” pada jendela program yang terbuka untuk melihat fungsi-fungsi yang disediakan di dalamnya. Kini klik “Option” untuk melakukan pengaturan (setting) software. Klik juga tab “Main” untuk mengubah tempat penyimpanan hasil rekaman, jumlah image yang bisa ditampung, dan waktu yang dibutuhkan sebelum proses perekaman dimulai (Delay before capture). Apabila Anda telah selesai melakukan perubahan tersebut, klik “OK” untuk mengakhirinya.
2. Menentukan kompresi video

 Image

Pada bagian “More | Option”, terdapat beberapa tab lainnya yang berisi setting-setting lainnya. Misalnya pada tab “Capture bar”, di sini Anda  dapat mengubah warna jendela program. Kemudian di dalam tab “Video”, Anda juga dapat menentukan waktu “Countdown” untuk menangkap layar. Jumlah frame per detik juga bisa Anda tentukan dalam tab “Video” ini. Untuk tab “Misc”, Anda bisa menentukan besarnya kompresi video. Semakin bagus kualitas rekaman yang ingin Anda dapatkan, semakin besar hasil output-nya. Klik “OK” jika Anda sudah mendapatkan setting yang pas.
3. Pilihan untuk melakukan rekaman

Image

 

Untuk melakukan rekaman, Anda dapat melakukannya dengan beberapa mode, yaitu Area, All screen, 2-point, Frame, Scroll, dan Video. Pada kesempatan ini, CHIP akan membahas untuk rekaman Area, All screen, dan Video. “Area” digunakan untuk daerah tertentu saja yang ingin Anda rekam. Sementara “All screen” digunakan jika ingin menangkap seluruh layar. Hasilnya dapat disimpan dalam format GIF, PNG, BMP, dan JPEG. Untuk perekaman “Video”, Anda harus memilih area yang hendak direkam terlebih dahulu, baru kemudian  memilih “Video”.
4. Mode Area

 Image

 

Apabila Anda memilih “Area”, saat Anda selesai menentukan area capture, menu baru akan muncul di layar PC Anda. Klik “Main” jika Anda ingin langsung melihat hasilnya. Di dalam menu, pilihan “Temp” dapat Anda gunakan jika Anda membutuhkan capture gambar yang banyak. Dengan pilihan “Temp”, gambar akan disimpan dalam folder temporary terlebih dahulu. Anda tinggal memilih area yang hendak dicapture lalu klik “Temp”. Kemudian pilih lagi area lainnya dan tekan “Temp” lagi. Tekan “Main” untuk melihat hasil keseluruhannya.
5. Mode All screen dan Scroll

 Image

 

Apabila Anda melakukan capture dengan menggunakan mode “All screen”, software akan langsung menangkap seluruh isi layar PC Anda. Anda tinggal mengklik “All screen”, secara otomatis tool akan memunculkan seluruh isi layar. Sementara mode “Scroll” digunakan untuk menangkap image yang ukurannya melebihi layar monitor Anda, misalnya halaman website yang sangat panjang. Untuk melakukannya klik “Scroll”, lalu pilih areanya. Apabila tampilan memanjang ke bawah, tekan tanda panah bawah, lalu gulung ke bawah menggunakan tombol scroll mouse.
6. Mode video

 Image

 

Untuk meng-capture seluruh kegiatan yang Anda lakukan dalam layar PC, Anda dapat menggunakan mode “Video”. Klik “Video” lalu tentukan bidang tangkapan di layar PC Anda dan klik “Start” untuk memulai perekaman. Software akan melakukan penghitungan mundur sebelum proses perekaman betul-betul berjalan. Untuk menghentikan proses perekaman, klik “Stop recording”. Sebuah jendela kecil bernama “Save Video File” akan muncul di hadapan Anda. Di jendela ini Anda dapat menentukan tempat penyimpanan dan besar kompresi untuk file video yang dihasilkannya.

Comments»

No comments yet — be the first.