jump to navigation

PowerVideoMaker for PowerPoint 2000 1.0 – Video dari PowerPoint May 17, 2007

Posted by silverrano in Workshop.
trackback

Workshop ini mengajak Anda untuk membuat video dari file Microsoft Power Point yang umum digunakan dalam presentasi.

Penggunaan teknologi informasi dalam bidang bisnis sudah berkembang dengan sangat pesat. Pada era sebelumnya para pelaku bisnis yang ingin mempresentasikan laporan-laporannya masih menggunakan transparansi dengan proyektor, sedangkan pada masa sekarang ini sudah mulai berubah menggunakan komputer ditambah dengan penggunaan proyektor LCD yang berwarna.

Umumnya pembuatan bahan presentasi dilakukan dengan menggunakan program Power Point dari Microsoft yang terkenal sangat mudah dalam hal pengoperasian dan memiliki tools dan efek-efek yang lengkap dan menarik. Meski penggunaan program ini cukup mudah, tetapi tidak semua orang dapat menguasainya. Karena itu apabila Anda ingin memberikan laporan pada relasi yang tidak terlalu menguasai program Power Point tersebut, ada baiknya jika Anda mengubahnya menjadi format yang jauh lebih sederhana, yaitu format video.

Terdapat beberapa program yang dapat mendukung proses pengkonversian file .ppt ke dalam format video. Untuk workshop kali ini, CHIP menggunakan PowerVideoMaker for PowerPoint 2000 1.0.     Cara kerja program ini sebenarnya sama saja dengan proses konversi manual, yaitu dengan merekam slide show yang dijalankan secara virtual oleh program tersebut sehingga proses perekaman menjadi lebih singkat. Kelebihan program ini adalah dapat menyerahkan kontrol sepenuhnya kepada user untuk mengatur jalannya slide show. Selain itu, tampilan program ini sangat sederhana dan mudah dipahami.

1.  Menentukan Input File dan Output Folder

Image

Setelah meng-install PowerVideoMaker for PowerPoint 2000 1.0 ke dalam PC, jalankan software tersebut. Setelah itu, klik “browse” pada bagian “Power Point Source File”. Dengan ini Anda dapat memilih file Power Point yang ingin dikonversi ke dalam file video. Anda hanya dapat mengkonversi satu file dalam setiap prosesnya. Setelah Anda menentukan file Power Point, klik juga “Browse” pada “Output Folder” untuk menentukan penyimpanan hasil konversinya. Ada baiknya Anda buat folder khusus untuk meletakkan file output-nya.

2. Video Resolution dan Frame Rate

Image

Langkah selanjutnya adalah mengatur resolusi video yang ingin Anda buat. Semakin besar resolusi, semakin baik hasilnya. Namun, ukuran filenya akan bertambah besar dan proses konversi menjadi lama. Setelah itu, Anda dapat mengatur “Expected Frame Rate” yang tersedia, mulai dari “5” frame sampai “30” frame. Yang dimaksud dari Frame rate adalah jumlah gambar pembentuk video dalam setiap detiknya. Jadi, misalnya Anda memasukkan “30”, berarti  video akan menjalankan 30 gambar setiap detiknya. Semakin besar angkanya, semakin baik kualitas videonya.

3. Output Video Format

Image

Selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menentukan format output video. Software ini sangat mendukung multiple output format, maksudnya dalam satu proses konversi yang Anda lakukan dapat menghasilkan maksimal 3 format yang berbeda, yaitu WMV, MPEG, dan AVI.  Untuk mengaktifkan format-format tersebut, checkmark pada options “Preferred Video Format”. Apabila Anda memilih option MPEG, Anda perlu memilih jenis format MPEG yang ada, mulai dari kualitas Video, VCD, SVCD, dan DVD.

4. Timing Mode

Image

Di langkah keempat ini Anda dapat menentukan timing mode. Untuk file ppt dengan perkiraan timing yang hampir sama antara slide yang satu dengan slide lainnya dapat menggunakan “Automatic Timing”, sedangkan file ppt dengan perkiraan timing yang beragam dapat menggunakan “Rehearse Timing Now” agar Anda dapat mengatur sendiri jarak setiap slide-nya. “Use Timing if exists” dapat Anda pilih apabila pada file ppt tersebut sudah memiliki timing yang sudah diatur sebelumnya. Pada workshop sebaiknya gunakan “Automatic” agar tidak banyak memakan waktu.

5. Mengatur Options

Image

Langkah kelima adalah melakukan setting utama yang penting dilakukan sebelum memulai proses konversi dari dalam menu “Tool | Options”. Pertama, atur “Conversion settings” yang memiliki beberapa option lagi di dalamnya. Apabila Anda ingin mengkonversi file ppt ke file video per slide, aktifkan option “Reserve movies per slide”. Di bagian “Output AVI as”, Anda juga dapat memilih dua jenis file AVI, yaitu  “AVI (Full Uncompressed)” dan “DV-AVI(NTSC)”. Pilih saja AVI (Full Uncompress)”. Di Bagian “Advance”, tentukan waktu untuk menjalankan satu slide. Setelah selesai klik OK.

6. Proses Konversi

Image

Langkah terakhir adalah proses konversi. Klik tombol “Start” pada jendela utama. Ketika muncul peringatan optional untuk men-disable “display accelerator”, klik “Automatic” agar proses dapat berjalan secara otomatis. Sebelum memulai konversi ada baiknya matikan seluruh program lain. Selanjutnya proses konversi akan berjalan secara otomatis. Apabila proses telah selesai, klik pilihan “View Output File” pada jendela yang muncul, untuk melihat hasilnya. Anda dapat menggunakan Windows Media Player sebagai perangkat pemutarnya.

Comments»

No comments yet — be the first.